Shoutussalam
Kamis, 11 Sya'ban 1434 H / 20 Juni 2013 M
Fan Page Shoutussalam Twitter Shoutussalam Berlangganan artikel Shoutussalam

Pria Israel Bakar Diri Karena Biaya Hidup Mahal

Selasa, 27 Sya'ban 1433 H / 17 Juli 2012

Shoutussalam.com -Seorang pria nekat membakar dirinya di Kota Tel Aviv, Israel, Sabtu (14/7) malam silam. Pria bernama Moshe Sliman ini memprotes kenaikan biaya hidup yang semakin mahal di Israel, sekaligus memperingati satu tahun gerakan keadilan sosial.

Sebelum memulai aksinya, Sliman mengungkapkan ketidakadilan Kementerian Perumahan yang menolak memberikannya subsidi rumah. Sliman yang cacat fisik dianggap tidak berhak untuk menerima subsidi.

"Dua pejabat di Kementerian Perumahan menolak pemberian subsidi rumah kepada saya hanya karena saya cacat. Mereka (Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Keuangan Yuval Steinitz] tidak adil dengan memberikan hak orang miskin kepada orang kaya," ujar Sliman, seperti dilansir Time of Israel.

Sebelum membakar diri, pria tunawisma itu menuangkan cairan anti-api untuk melindungi tubuhnya. Kemudian, usai beraksi di tengah-tengah kerumunan orang banyak, Sliman pingsan.

Beberapa saat kemudian Sliman disiram air dan dilarikan ke Rumah Sakit Sourasky, Tel Aviv. Ia mengalami luka bakar yang cukup parah di hampir seluruh bagian tubuhnya.

Insiden bakar diri merupakan peristiwa yang amat sangat langka di Negeri Yahudi. Namun peristiwa serupa pernah terjadi pada 2005 silam dan menewaskan seorang perempuan. Perempuan itu membakar dirinya sendiri ketika pasukan Israel menarik diri dari Jalur Gaza.

Demonstrasi yang terjadi pada akhir pekan lalu merupakan aksi yang dilakukan untuk memperkuat aksi-aksi sebelumnya, yang terjadi pada Juli 2011. Pada tahun lalu, warga Israel memprotes kenaikan harga pangan, biaya pendidikan, harga rumah, dan lainnya.

Ratusan ribu warga Israel berpartisipasi saat demonstrasi di 2011 lalu, mereka juga mendirikan tenda-tenda di Rothschild Boulevard. Namun gelombang demonstrasi itu menyusut setelah pemerintah Israel menjanjikan solusi kepada warganya. (ayyas/lip6)