Breaking News Jum`at, 15 Dzulhijah 1435H / 10 October 2014
Ust.Abu Bakar Baasyir: Tuntutan Menyampaikan Dakwah Tauhid yang Tegas

Ust.Abu Bakar Baasyir: Tuntutan Menyampaikan Dakwah Tauhid yang Tegas

Shoutussalam.com-UstadAbu Bakar Ba’asyiryang ketika ditemui di Bareskrim Mabes Polri Jakarta oleh para pembesuk (22/5) selalu saja beliau tidak lupa untuk memberikan senyuman kepada para tamunya dan tidak lupa juga beliau selalu memberikan nasihat dan tausiyah, padahal seperti yang kita ketahui, bahwa ustad Abu saat ini berada dalam sel tahanan Bareskrim dikarenakan tuduhan yang tidak pernah bisa dibuktikan di depan pengadilan, namun karena atas desakan dari negara pendonor yaitu Amerika dan australia, agar dakwah tauhid ustad Abu tidak berjalan lagi, maka dibuatlah sandiwara Terorisme oleh para jongos-jongos Amerika agar ustad Abu mendekam di sel tahanan. Namun, walau berada di dalam tahanan beliau tidak merasakan sedikitpun kesedihan, karena beliau memahami betul bahwa semenjak Nabi-nabi terdahulu diutus untuk menyampaikan risalah tauhid, maka disaat itu pula ia akan mendapatkan perlawanan dari orang-orang kafir, sebagaimana yang beliau alami saat ini.

Pada saat itu (22/5) ustad Abu Bakar Ba’asyir memberikan tausiyah kepada para pembesuk, yang diantara beberapa tausiyahnya, ust. Abu berkata:

“Bahwa sekiranya Da’wah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam hanya menjelaskan tentang Tauhid saja. Tidak menjelaskan tentang kesyirikan yang dilakukan umatnya serta tidak mencela perilaku kesyirikannya tidak memusuhi para pelakunya dan membencinya, maka da’wah nabi Ibrahim tidak akan di ganggu, ditangkap dan divonis hukuman mati (dg cara di bakar). Malah kalau di zaman sekarang akan di bangunkan Universitas Tauhid.

Demikian pula dengan Da’wah Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam. Da’wah Nabi tidak akan diganggu dan dimusuhi serta di kejar-kejar dan hendak dibunuh sekiranya Nabi hanya menjelaskan tentang Tauhid saja.

Namun tidak demikian Sunnahnya. Baik Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad dimusuhi dan dibenci oleh orang kafir, musyrik, karena da’wahnya yang tegas tentang Tauhid tanpa kompromi (bermudahanah) dengan pelaku syirik, berbaro’ah dari pelakunya, memusuhinya, membencinya dan mencelanya.

Dimikian pula menyampaikan da’wah di zaman sekarang harus tegas, disamping menjelaskan Tauhid harus pula dijelaskan tentang kesyirikan berhala-berhalanya dan para penyembah-penyembahnya seperti : Demokrasi , Panca Sila, UUD45 dll nya.”[sksd/ansharuttauhid]

Scroll To Top