With proper strategy play the games in online casinos, to win the game & also wins fabulous prizes. Get the best deals and amazing offers at the popular scout's best bonuses to maximize your winnings and have unlimited fun. Check out the offers of free to be played, to get the exciting prizes given during sign-up. Play blackjack, roulette and baccarat in blog.mediaprojectgroup.com/?p=gry-hazardowe-online and hit the jackpot to win more.
tetes-air

Pengertian dan Hadist-hadist Keutamaan Berwudhu

Oleh: Ehsani

Wudhu adalah kalimat yang tidak asing di telinga kita kaum muslimin. Bisa di pastikan semua umat Islam pasti pernah mendengar kata ini. Karena kata ini hampir selalu diucapkan oleh semua umat islam ketika hendak melaksanakan Sholat lima waktu,apakah itu para ustadz,pejabat,atau orang dalam strata terendah dalam lapisan masyarakat. Lalu apakah sebenarnya pengetian dan keutamaan wudhu itu sendiri. Berikut ini adalah arti wudhu menurut empat ulama’ madzhab.

Menurut hanafiyah wudhu adalah mencuci atau membasuh anggota badan tertentu.

Dan menurut Malikiyah wudhu adalah mensucikan diri dengan air yang berhubungan dengan anggota badan tertentu,yaitu empat anggota tubuh.

Kemudian menurut syafi’iyah wudhu adalah perbuatan yang dikhususkan dan diawali dengan niat atau menggunakan air untuk anggota tubuh tertentu yang di awali dengan niat.

Sedangkan menurut hanafiyah wudhu adalah menggunakan air suci untuk empat anggota tubuh yaitu wajah,kedua tangan,kepala,dan kedua kaki dengan sifat khusus secara syar’i. Sesuai dengan tahapan yang berurutan.

Pengertian di atas adalah arti wudhu menurut imam madzhab yang empat. Kemudian perlu diketahui bersama oleh semua Muslimin bahwa wudhu adalah sebuah ibadah yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Al qur’an surat Al maidah ayat yang ke-enam.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki”. (QS. Al-Maa’idah: 6)

Al qurtubi menyebut ayat di atas dengan sebutan ayat wudhu. Secara dhohir ayat di atas memerintahkan untuk selalu melaksanakan wudhu ketika hendak mendirikan sholat baik dalam keadaan suci atau tidak –ini adalah madzhab ahlu dzahir- sedangkan jumhur mengingkarinya. Karena arti ayat menurut jumhur adalah jika kamu mendirikan sholat dan kamu dalam keadaan berhadast (tidak suci). Ibnu Abbas menambahkan dengan perkataan jika kamu hendak mendirikan sholat dan dalam keadaan berhadast (tidak suci). Maka,dapat disimpulkan jika ayat tersebut menjelaskan bahwa wudhu dikerjakan ketika seorang muslim hendak mengerjakan sholat dan dalam keadaan berhadast.

عَنْ ابْنَ عُمَرَ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لاَ تُقْبَلُ صَلَاةٌ بِغَيْرِ طُهُور…

Dari Ibnu Umar berkata:”saya mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda: “Tidak diterima solat tanpa bersuci…(HR.Muslim)

Hadist di atas adalah hadist yang digunakan sebagai dalil perintah berwudhu. Ahli sejarah bersepakat bahwa syari’at wudhu pertama kali diperintahkan di makkah bersamaan dengan perintah sholat.

Wudhu yang paling sedikit seorang muslim melaksanakan lima kali sehari setiap hendak mendirikan sholat, ternyata memiliki banyak keutamaan yang tidak bisa di anggap remeh. Keutamaan tersebut sebagaimana disebutkan oleh hadist-hadist berikut.

عن أبي مالك الأشعري رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : “الطهور شطر الإيمان”.

dari Abu Malik Al-Asy’ary Radiallahu anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda: “bersuci adalah bagian dari iman.”(HR.Muslim)

روى عثمان بن عفان أنه توضأ ثم قال أني رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم توضأ مثل وضوئي هذا ثم قال “من توضأ هكذا غفر له ما تقدم من ذنبه.”

Dari Usman bin Affan bahwasanya ia berwudhu,kemudian berkata: “Aku pernah melihat rasulullah Shalallahu alaihi wassalam berwudhu seperti wudhuku ini,lalu beliau bersabda:‘ barang siapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, niscaya dosa-dosanya yang telah berlalu akan diampuni.(HR.Muslim)

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ،قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :”مَنْ تَوَضَّأَ،فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ جَسَدِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ أَظْفَارِهِ “رواه مسلم.

Dari Utsman bin affan Radiallahu anhu, ia berkata bahwa rasulullah Salallahu alaihi wassalam bersabda:“Barang siapa yang berwudhu secara sempurna, maka dosa-dosanya akan gugur dari jasadnya hingga keluar juga dari bawah kuku-kukunya.”(HR.Muslim)

عن أبي هريرة رَضي اللَّهُ عَنهُ قال سمعت رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم يقول: إن أمتي يدعون يوم القيامة غراً مُحَجَّلِين من آثار الوضوء فمن استطاع منكم أن يطيل غرته فليفعل .مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.

dari Abu Hurairah Radiallahu anhu,ia berkata bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Salallahu alaihi wassalam bersabda:“Sungguh umatku kelak akan datang pada hari kiamat dalam keadaan (muka dan kedua tangannya) kemilau bercahaya karena bekas wudhu. Karenanya,barangsiapa dari kalian yang mampu memperbanyak kemilau cahayanya, maka hendaknya dia melakukannya.”(muttafaqun alaihi)

عنْ عُمَر بْنِ الخَطَّابِ رضي اللَّه عَنْهُ عنِ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : ما مِنْكُمْ مِنْ أَحدٍ يتوضَّأُ فَيُبْلِغُ أَو فَيُسْبِغُ الوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ : أَشْهدُ أَنْ لا إِله إِلاَّ اللَّه وحْدَه لا شَريكَ لهُ، وأَشْهدُ أَنَّ مُحمَّدًا عبْدُهُ وَرسُولُه ، إِلاَّ فُتِحَت لَهُ أَبْوابُ الجنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّها شاءَ. رواه مسلم.

dari Umar Radiallahu anhu, dari nabi shalallahu alaihi wassalam, Beliau bersabda:“Tidaklah seseorang dari kalian berwudhu secara sempurna, lalu mengucapkan: ‘Asy-hadu allaa ilaaha illallooh wahdahuu laa syariika lah wa asy-hadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh.’ (Aku bersaksi bahwa tiada ilah, kecuali Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya)melainkan kelak akan dibukakan untuknya delapan pintu surga yang kepadanya dipersilahkan untuk masuk melalui pintu mana saja yang dia sukai.”(HR. Muslim)

عن عبدالله بن عمر رَضِيَ اللَّهُ عَنهما عن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم قال: من بات طاهرا بات في شعاره ملك ، فلا يستيقظ إلا قال الملك : اللهم اغفر لعبدك فلان ، فإنه بات طاهرا.

Dari Abdullah bin umar dari Nabi Shallahu alaihi wa sallam bersabda:“Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan,karena ia tidur di malam hari dalam keadaan suci’“.(HR Ibnu Hibban)

Semua hadist-hadist di atas menerangkan tentang keutamaan yang terdapat dalam berwudhu.dari pengampunan dosa yang telah lalu, datang pada hari akhir dengan wajah yang bercahaya, hingga malaikatpun memohonkan ampunan kepada seseorang yang tidur malam dalam keadaan berwudhu.Keutamaan yang tidak bisa di katakan sebagai hal ringan dan tidak akan mendapatkan keutamaan itu semua kecuali orang-orang yang ingin mendapatkannya.Wallahu ta’ala a’lam

*referensi:Al mausuatu-l-fiqhiyyah,wuzaratul auqof wa syu’unil islamiyah,Kuwait.