Puisi Ust Aman : “Thogut-Thogut Lokal…”

Puisi Ust Aman : “Thogut-Thogut Lokal…”

Shoutussalam.com Sebuah puisi indah yang ditorehkan oleh pena singa tauhid Ustadz Amman Abdurrahman. Hingga kini, beliau masih mendekam di penjara thogut, padahal beliau adalah pendakwah yang konsisten menjelaskan pada umat pentingnya tauhid dan keimanan dalam Islam beserta urgensi kafir pada thogut..

Oleh : Ustadz Aman Abdurrohman fakkallahu asroh

Andai kau sadar apa yang kau lakukan Pasti kau menangis dengan penuh rasa ketakutan Namun hatinya membatu dan akalnya terpaku Sehingga hanya bangga dengan baju

Hamba thogut, kamu amat hina Walau kau melimpah ruah dunia Kau jual murah loyalitas keIslaman Dan kau rela menjadi hamba hukum buatan

Mana keIslaman yang kamu anut? Saat kepada hukum thogut kamu manut Syariat Allah dan tuntunan Rasul kau injak Hukum thogut kau letakkan dipundak

Pancasila tak punya surga dan neraka Kau puja padahal ia datangkan petaka Sumpah dan loyalitasmu pada undang-undang dasar Kan hantarkanmu ke neraka yang paling dasar

Islam bukan sekedar Sholat dan pengakuan Tapi Ia loyalitas dan keberlepasan Setialah kepada Tauhid dan ajaran Tuhan Jangan patuhi thogut dan aturan syetan

Apa arti Sholat dan semua ibadah Saat patuhi hukum thogut bedebah Amalan hapus sia-sia belaka Diakhirat pasti kan masuk neraka

Segeralah taubat dan lepaskan atribut Waktu masih ada sebelum badanmu disulut Sayangilah dirimu karena ia takkan pernah tahan Dibakar panasnya api dan rasakan kesakitan ————————————————————-

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan ada para pemimpin, kalian mengenali dan mengingkari, siapa yang menentangnya maka ia selamat, dan siapa yang menjauhi mereka maka ia selamat, dan siapa yang berbaur dengan mereka maka ia binasa.”

(HR. Ath-Thabrani, Shahih Al-Jami’: 3661)

اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ قَلِيلا مَا تَذَكَّرُونَ

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya)

(Al-A’raaf: 3)

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلالا بَعِيدًا

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.

(An-Nisaa: 60)

لِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا هُمْ نَاسِكُوهُ فَلا يُنَازِعُنَّكَ فِي الأمْرِ وَادْعُ إِلَى رَبِّكَ إِنَّكَ لَعَلَى هُدًى مُسْتَقِيمٍ

Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari’at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari’at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.

(Al-Hajj: 67)

وَلَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَلَهُ الدِّينُ وَاصِبًا أَفَغَيْرَ اللَّهِ تَتَّقُونَ

Dan kepunyaan-Nya-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi, dan untuk-Nya-lah ketaatan itu selama-lamanya. Maka mengapa kamu bertakwa kepada selain Allah?

(An-Nahl: 52)

إِنَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ

Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.

(Azzumar: 2)

قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ

Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.

(Azzumar: 11)

قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَهُ دِينِي

Katakanlah: “Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku.”

(Azzumar: 14)

(jeko)

Scroll To Top