alquran

Al Qur’an Bukan Sekedar Hiasan !!!

oleh Ibnu Abihi( Team Kajian Shoutussalam)

Shoutussalam.com-Al qur’an merupakan kitab suci kaum muslimin yang di wahyukan kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Sallam melalui Jibril.Al qur’an juga merupakan kitab suci yang Allah Subhanahu wa ta’ala menjamin akan selalu menjaganya dari segala perubahan,baik berupa penambahan,pengurangan,ataupun mengganti sesuatu darinya.Inilah kitab suci umat islam yang apabila seorang muslim membacanya akan mendapatkan ganjaran kebaikan dari setiap huruf-huruf yang di bacanya.Akan tetapi tidak sedikit dari kaum muslimin yang kehidupanya jauh dan sangat jauh dari Al qur’an.Na’udzubillah

Adalah sesuatu yang menyakitkan hati apabila melihat keadaan kaum Muslimin pada zaman ini.Banyak di antara mereka yang menjadikan Al qur’an hanya sebagai hiasan di rumah-rumah dan masjid-masjid.Mereka letakan Al qur’an di rak terindah yang mereka miliki,kemudian mereka pajang di ruang tamu rumah seakan ingin menunjukan bahwa dirinya juga mempunyai Al qur’an,padahal mereka tak pernah membukanya walau hanya sekedar untuk di baca.Bahkan mereka lebih senang musik-musik syetan yang terdengar dari rumah mereka.Mereka mengoleksi beberapa macam Al qur’an dari berbagai macam penerbit di Indonesia atau bahkan dunia,kemudian hanya menjadikanya koleksi dan inventaris di masjid-masjid tapi tak pernah mangkajinya.Inilah beberapa realita yang terjadi dalam kehidupan kaum muslimin pada zaman ini.Kita berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari segala perbuatan tersebut.

Mentadabburi Al qur’an dan Mengamalkanya

Sesungguhnya tujuan di turunkannya Al quran sebagai kitab suci kaum Muslimin adalah supaya mereka mengagungkannya.Membacanya dengan sebaik-baik bacaan dengan mentadabburinya.

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

Artinya :Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci? (Qs. Muhammad : 24)

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

Artinya : Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.(Qs. Shad : 29)

Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata :”Tidak ada sesuatupun yang lebih bermanfaat bagi hati dari membaca Al qur’an dengan tadabbur dan tafakkur.Karena hal itu adalah pengumpul semua kedudukan orang-orang yang terus bergerak,keadaan orang-orang yang beramal,kedudukan orang-orang yang mengetahui {Arif}.Hal itu juga menimbulkan rasa cinta (mahabbah),rindu,takut,harapan,taubat,tawakal,ridho,pasrah,syukur,sabar dan segala keadaan yang menyebabkan hidupnya hati.Membaca Al qur’an dengan tadabbur dan tafakkur juga menghalangi dari segala sifat dan perilaku buruk yang menyebabkan rusaknya hati.Jika saja manusia mengetahui keutamaan membaca Al qur’an dengan tadabbur tentu mereka akan menyibukkan diri denganya dari pada menjalankan amalan lain selain itu.Maka jika dia membaca dengan tafakkur sampai melewati sebuah ayat yang dia membutuhkanya untuk mengobati hatinya,dia akan terus mengulanginya walau seratus kali,dia akan terus mengulanginya walau semalam penuh.Membaca Al qur’an dengan tafakkur dan tafahum lebih baik dari pada mengkhatamkanya tanpa bertafakkur dan tafahum. Membacanya dengan tafakkur dan tafahum juga lebih bermanfaat bagi hati untuk mencapai derajat keimanan dan merasakan kemanisan Al qur’an.” (Miftah darus sa’adah;204)

Apa yang dijelaskan oleh Ibnu Qoyyim rahimahullah adalah keutamaan-keutamaan yang didapat dari membaca Al quran dengan mentadabburinya.Tujuan yang lebih penting dari di turunkannya Al qur’an adalah supaya kaum Muslimin mengamalkannya.Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mengancam orang-orang yang berpaling dari Al qur’an dengan dosa yang besar.

كَذَٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ مَا قَدْ سَبَقَ ۚ وَقَدْآتَيْنَاكَ مِنْ لَدُنَّا ذِكْرًا # مَنْ أَعْرَضَ عَنْهُ فَإِنَّهُ يَحْمِلُ يَوْمَ الْقِيَامَةِوِزْرًا

Artinya : Demikianlah kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah umat yang telah lalu, dan sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan (Al Quran) # Barangsiapa berpaling dari pada Al qur´an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat (Qs. Thaha :99-100)

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata “yang di tuntut dari Al qur’an ialah memahami artinya dan beramal dengannya.Maka seandainya hal ini tidak menjadi keinginan yang di pertahankan,dia bukan termasuk dari ahlul ilmi dan agama {dien}.” (Al fatawa Al kubro,1/213)

Inilah dua hal yang seharusnya di lakukan oleh kaum muslimin di belahan dunia manapun,mentadabburi Al qur’an kemudian mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya.Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi kekuatan pada kita untuk senantiasa menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.Wallahu Ta’ala A’lam. (IA)